A. Aspek Ruang dan Waktu
- Ruang merupakan wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah tempat manusia dan makhluk hidup lain serta melakukan kegiatan dan memelihara kelangsungan hidupnya.
- Waktu menurut KBBI , 1996 adalah seluruh rangkaian yang berproses dengan keadaan dalam kehidupan. Waktu meliputi waktu lampau, waktu sekarang, dan waktu mendatang dan perjalanan waktu tidak dapat diputar tetapi waktu lampau memiliki kondisi-kondisi yang dapat dijadikan sebagai sumber ataupun referensi kondisi untuk waktu sekarang dan waktu mendatang.
B. Interaksi Ruang dan Waktu
Ruang daratan, lautan dan udara memiliki sumber daya yang berbeda sehingga dapat membentuk kehidupan masyarakat sosial dan kebudayaan yang berbeda bagi manusia yang menempatinya. Sebagai contoh penduduk yang tinggal di pedesaan lebih cenderung memiliki profesi sebagai petani yang masyarakatnya dapat memenuhi kebutuhan pangan secara baik tetapi sangat terbatas terhadap pengetahuan teknologi yang lebih banyak dimiliki oleh masyarakat perkotaan dan sebaliknya. Selain itu keberagaman ruang daratan, lautan dan udara memengaruhi segala aktivitas makhluk hidup yang memunculkan karakteristik manusia dengan fisik yang berbeda serta budaya yang berbeda dengan tetap sebagai kodratnya manusia merupakan makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Karakterisitik ruang kewilayahan meliputi kandungan unsur hara lapisan tanah, kandungan mineral, keanekaragaman hayati meliputi flora dan fauna, serta lapisan atmosfer, sehingga memuculkan adanya kekhasan masing-masing daerah sebagai contoh Komodo ada di pulau Komodo, Bunga Bangkai di Bengkulu tetapi keduanya mampu diadaptasikan di kebun binatang ataupun di kebun raya tetapi dengan kondisi pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda. Daerah pertambangan Batu bara banyak di kalimantan, pasir-pasir bangunan banyak diperoleh di Pulau Jawa sehingga berdampak kepada mayoritas profesi yang ada di masing-masing daerah tetapi salinng membutuhkan satu sama lain.
Syarat Interaksi Keruangan :
- Saling melengkapi (Complementary) : Kondisi saling melengkapi antar wilayah menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah
- Kesempatan antara (Inverweaping oppurtunity) : Hal-hal yang berkaitan pilihan tempat dengan penawaran komidity yang sama.
- Kemudahan perpindahan barang atau orang (transferability) : Transportasi dan jaringan komunikasi
C. Pengaruh Interaksi Keruangan dan Waktu
- Perkembangan pusat perdagangan dan produksi lokal
- Perkembangan sarana dan prasarana
- Perubahan orientasi penggunaan lahan
- Perubahan orientasi kehidupan sosial
- Perubahan orientasi pekerjaan
Dengan adanya interaksi tersebut di atas memunculkan dinamika perpindahan penduduk atau yang dikenal dengan Migrasi yang meliputi perpindahan penduduk dalam 1 (satu) negara ataupun antar negara sesuai dengan kondisi tertentu diantaranya :
- Transmigrasi (perpindahan penduduk antar pulau dalam satu negara)
- Urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota)
- Rulalisasi (perpindahan sementara atau dikenal dengan reurbanisasi sebagai contoh mudik lebaran ada yang menetap ada yang kembali lagi ke tempat urban)
- Komuter (perpindahan dilakukan orang pada masa tertentu secara bolak balik sebagai contoh karena tuntutan pekerjaan tinggal di Bandung bekerja di Jakarta)
- Evakuasi (dilakukan dalam rangka penyelamatan penduduk dari suatu bencana)
- Imigrasi (perpindahan penduduk dari luar negeri ke dalam negeri bermaksud untuk menetap)
- Emigrasi (perpindahan penduduk dari dalam negeri ke luar negeri bermaksud untuk menetap)
Tentunya perpindahan penduduk memiliki dampak terhadap lingkungan ataupun masyarakatnya baik positif maupun negatif. Menurut kalian apa saja dampak dari perpindahan penduduk? (silahkan tulis di kolom komentar masing-masing 1 dampak positif dan 1 dampak negatif)
Dalam cakupan yang lebih luas adanya keragaman ruang dan waktu dapat meliputi bentuk negara, bentuk pemerintahan, serta bentuk-bentuk kerjasama antar negara.
Bentuk kerjasama antar negara terdiri dari :
- Kerjasama Bilateral : meliputi 2 negara sebagai contoh Indonesia dengan Malaysia
- Kerjasama Regional : meliputi beberapa negara dalam satu kawasan yang sama, sebagai contoh ASEAN, APEC, LBA, dll
- Kerjasama Multilateral : meliputi beberapa negara yang tidak terikan dalam satu kawasan yang sama sebagai contoh OPEC, PBB, dll
Tidak ada komentar:
Posting Komentar