Kamis, 02 November 2023

ENERGI & PERUBAHANYA

DEFINISI ENERGI

Energi didefinisikan oleh para ahli sebagai berikut : 

1. Albert Einstein

Energi adalah suatu produk yang terbentuk dari massa dan kuadrat kecepatan cahaya.

2. Alvin Hadivvono

Energi adalah sesuatu atau segala hal yang bergerak yang sangat berhubungan dengan ruang dan waktu.

3. Arif Alfatah dan Muji Lestari

Energi adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh tubuh seseorang supaya dapat melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan bisnis. Pada dasarnya, setiap usaha yang dilakukan akan terjadi perubahan atau pergerakan.

4. Michael J. Moran

Energi adalah teori dasar termodinamika yang menjadi faktor penting dari analisis teknik.

5. Mitchell, Campbell, dan Reece

Energi adalah suatu kemampuan yang berfungsi mengatur ulang materi. Secara sederhana, ketika melakukan suatu pekerjaan membutuhkan energi.

6. Robert L. Wolke

Energi adalah suatu usaha atau bentuk kemampuan yang digunakan untuk membuat sesuatu hal itu terjadi.

Sedangkan arti energi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kemampuan untuk melakukan kerja (misalnya untuk energi listrik dan mekanika); daya (kekuatan) yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai proses kegiatan, misalnya dapat merupakan bagian suatu bahan atau tidak terikat pada bahan (seperti sinar matahari); tenaga.

Dengan demikian, energi adalah suatu kemampuan yang berfungsi untuk melakukan sebuah usaha. Dalam hal ini, usaha yang dimaksud berupa suatu objek atau seseorang yang melakukan, menghasilkan, dan bekerja.

Selain itu, energi bisa disebut dengan tenaga. Hal ini dikarenakan ketika melakukan berbagai macam aktivitas, seperti berlari, berjalan, membaca, menulis, dan lain-lain diperlukan suatu tenaga.

Hukum Kekekalan Energi : 

"Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi energi dapat diubah ke dalam bentuk energi lain"

MACAM-MACAM ENERGI

Energi itu sendiri memiliki berbagai macam bentuk. Setiap bentuk energi akan selalu memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Simak macam-macam energi sebagai berikut.

1. Energi Kinetik

Energi kinetik adalah energi yang disebabkan oleh gerak suatu massa. Dengan kata lain, energi kinetik ini bisa disebut dengan energi gerak. Selain itu, energi kinetik yang dimiliki suatu benda sangat bergantung pada laju dan massa yang ada. Energi kinetik bisa dihitung menggunakan rumus Ek=12 m.v. Dalam rumus itu, m berupa massa benda dalam satuan kilogram dan v adalah laju dalam satuan meter per detik. Dengan demikian, semakin besar kecepatan benda dalam bergerak, maka semakin energi yang dimiliki semakin besar juga.

Jika ingin melihat contoh energi kinetik, kamu bisa melihatnya ketika mobil sedang berjalan. Selain itu, laju pada mobil yang berjalan akan berbeda dengan laju pada kereta api, hal ini dikarenakan kereta api mempunyai jumlah massa yang lebih banyak daripada massa yang ada pada mobil. Bukan hanya itu, seseorang yang sedang berjalan atau berlari terdapat energi kinetik didalamnya.

2. Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang ada pada suatu benda karena adanya pengaruh tempat dari benda tersebut atau letak benda itu berada dalam medan gaya. Energi potensial ini bisa disebut juga dengan energi diam. Kok bisa energi diam? Karena benda yang dalam keadaan diam sudah dapat mempunyai energi.

Jika suatu benda itu bergerak dan mengalami perubahan, maka sudah terjadi perubahan energi potensial menjadi energi gerak. Energi potensial itu sendiri memiliki dua jenis, yaitu energi potensial gravitasi dan energi potensial pegas.

 

a) Energi potensial gravitasi

 

Energi potensial gravitasi adalah energi yang ada pada suatu benda karena kedudukannya ada di permukaan bumi. Salah satu contoh dari energi potensial gravitasi, yaitu air terjun. Hal ini dikarenakan air terjun mengalir dari kedudukan tinggi ke kedudukan rendah.

 

b) Energi potensial elastis

 

Energi potensial elastis ini hanya ada pada benda-benda yang mempunyai sifat elastis. Energi potensial elastis adalah energi yang terjadi diakibatkan oleh kecenderungan suatu benda untuk berada di posisi awal.

Salah satu contoh dari energi potensial elastis, yaitu busur panah. Busur panah yang direntangkan akan kembali pada posisi semula atau posisi awal.

3.  Energi Mekanik

Energi Mekanik merupakan gabungan dari Energi Potensial dan Energi Kinetik sehingga dapat diartikan bahwa Energi Mekanik merupakan energi yang dihasilkan oleh suatu benda karena gerakan, posisi dan atau keduanya, sebagai contoh sebuah bola dilempar tegak lurus ke atas. Pada awalnya bola memiliki energi kinetik yang besar semakin ke atas kecepatan bola semakin berkurang artinya energi kinetik berkurang dan pada ketinggian tertentu bola akan berhenti sejenak pada saat itu energi kinetik berada di titik nol dan energi potensial berada di titik maksimal, kemudian bola akan kembali jatuh ke bawah maka energi potensial semakin mengecil dan energi kinetik semakin membesar dan akan kembali berada di titik dimana bola jatuh dan bergelinding yang masih memiliki energi kinetik sampai akhirnya diam pada posisi tertentu dengan energi potensial dan energi kinetik sama dengan nol. 


4. Energi Cahaya

Energi cahaya adalah energi yang dapatkan memancarkan cahaya. Energi cahaya ini bisa kamu lihat pada lampu, api, dan matahari. Matahari adalah sumber energi cahaya terbesar. Lampu bisa dikatakan sebagai salah satu contoh energi cahaya buatan atau energi cahaya yang dihasilkan dari perubahan energi listrik. Lampu itu sendiri merupakan suatu benda yang dapat menggantikan peran matahari, mengapa begitu? Jika tidak ada lampu, maka kita akan sangat bergantung pada matahari sebagai sumber utama cahaya.

Adapun energi cahaya yang disimpan dalam sebuah sel surya untuk dijadikan sebagai energi listrik. Sel surya itu sendiri adalah perangkat atau alat yang dapat mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Penggunaan sel surya merupakan salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan bumi. Dengan pemakaian sel surya dapat mengurangi polusi udara dan pemanasan global. Oleh karena itu, kamu jangan pernah ragu untuk memasang sel surya di rumah kamu.

5. Energi Listrik 

Energi Listrik dalah energi yang mengalirkan arus listrik pada suatu benda. Energi listrik ini bisa dikatakan salah satu energi yang tidak bisa dipisahkan dari manusia terutama pada zaman yang sudah modern. Salah satu alat atau perangkat yang tidak bisa lepas dari energi listrik adalah ponsel yang saat ini mungkin kamu genggam. Bahkan, energi listrik juga dibutuhkan dalam dunia industri, salah satunya adalah pabrik-pabrik yang ketika berproduksi sangat bergantung pada mesin-mesinnya yang dapat berjalan jika ada listrik. Contoh-contoh dari energi listrik, seperti komputer, televisi, eskalator, lift dan lain-lain.

Pembangkit listrik adalah sumber utama energi listrik. Pembangkit listrik bisa menghasilkan arus listrik yang sangat besar. Dari arus listrik yang besar itulah energi listrik akan disebarkan ke penduduk, pabrik-pabrik, rumah sakit, dan lain-lain. Pada dasarnya ada beberapa pembangkit energi listrik, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga UAP (PLTU), Pembangkit Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), Pembangkit Listrik Tenaga Angin atau Bayu (PLTB).

6. Energi Bunyi

Energi bunyi adalah energi yang dapat menghasilkan suatu bunyi atau suara. Pada umumnya, energi bunyi akan muncul ketika ada energi gerak. Contohnya bisa kita lihat pada sebuah lonceng, lonceng tidak akan mengeluarkan bunyi ketika tidak bergerak. Contoh lain dari adanya energi gerak pada energi bunyi, yakni saat kamu bermain gitar dan biola Kamu akan menggerakkan alat musik itu untuk menghasilkan bunyi. Selain itu, energi bunyi bisa kamu dengar saat kamu sedang berenang.

Setelah mengetahui contoh energi bunyi maka bisa dikatakan bahwa energi bunyi dapat merambat melalui udara, zat padat, dan zat cair. Namun, energi bunyi ini tidak akan dapat merambat melalui ruang hampa udara.

7. Energi Kimia

Energi kimia adalah energi yang diserap pada reaksi kimia selama penguraian atau pembentukan senyawa. Tahukah kamu bahwa di dalam makanan terkandung energi kimia?

Energi kimia yang tersimpan di dalam tubuh biasanya karbohidrat, lemak, dan protein. Semua zat-zat gizi tersebut akan diolah dan diuraikan di dalam tubuh menjadi asam lemak, gula, gliserol, dan asam amino. Dari hasil penguraian inilah energi yang dikemas dalam bentuk ATP yang merupakan zat kimia dengan fungsi  sebagai tempat menyimpan energi sebelum digunakan. Selain pada makanan, energi kimia bisa kamu lihat pada baterai, aki kendaraan, bensin, batu bara, minyak tanah, dan lain-lain.

Dengan demikian, manusia membutuhkan asupan gizi yang seimbang karena jika tidak seimbang, maka asupan energi yang dimiliki akan tidak seimbang juga. Jadi, sudahkah kamu makan makanan dengan gizi yang seimbang?

8. Energi Panas (Kalor)

 Energi panas adalah suatu energi yang berasal dari panasnya suatu benda.  Pada dasarnya energi panas ini sudah bisa kamu lihat dan rasakan ketika berada di bawah matahari. Namun, contoh energi panas bukan hanya matahari, tetapi masih ada contoh lainnya, seperti api, minyak bumi, batu bara, dan panas bumi. Setiap contoh dari energi panas itu berasal dari berbagai macam sumber serta mempunyai fungsi yang berbeda-beda.

Meskipun energi ini panas, tetapi masih bisa memberikan banyak manfaat, salah satu manfaat yang dapat dirasakan adalah dengan energi panas matahari, maka pakaian yang dijemur akan cepat kering.

PERUBAHAN ENERGI

Energi  selalu hadir atau selalu ada dalam kehidupan sehari-hari manusia. Kehadiran energi pada yang ada disekitar manusia bentuknya sangat beragam.Mulai dari energi kimia, energi listrik, dan energi-energi lainnya.

Hal yang perlu diketahui tentang energi adalah bentuk energi bisa berubah dari bentuk satu ke bentuk lainnya. Perubahan bentuk energi disebut juga dengan "konversi energi”. Untuk lebih jelasnya mari kita simak perubahan energi yang biasa terjadi.

1. Perubahan energi potensial menjadi energi gerak dan energi bunyi

Mengapa buah yang jatuh bisa menghasilkan gerak dan bunyi? Pertanyaan itu terkadang terbesit dipikiran kita. Dengan kata lain, jatuhnya buah dari pohonnya termasuk ke dalam energi potensial.

Dalam hal ini, energi potensial dimiliki oleh buah yang belum jatuh ke tanah atau masih tergantung di pohon. Energi potensial ini akan berubah menjadi energi gerak atau kinetik ketika buah yang tergantung di pohon jatuh ke dasar atau tanah. Ketika buah itu sudah sampai tanah akan menghasilkan suara atau bunyi. Bunyi itu berasal dari hantaman atau benturan yang terjadi antara buah dan tanah atau dasar.

Dengan demikian, proses jatuhnya buah dari pohonnya, dapat dikatakan sebagai perubahan energi antara energi potensial menjadi energi gerak dan energi bunyi.

2. Perubahan energi kimia menjadi energi listrik dan energi gerak

Semasa anak-anak kamu pernah bermain mobil-mobilan yang dapat bergerak jika ada baterainya? Saat kamu memainkan mobil-mobilan itu, maka akan terjadi perubahan energi. Dalam hal ini perubahan energi yang terjadi, yaitu energi kimia berubah menjadi energi listrik dan energi gerak. Perubahan energi ini, terjadi ketika baterai yang dipasang pada mobil-mobilan. Energi kimia pada baterai yang sudah dipasang di mobil-mobilan akan berubah menjadi energi listrik. Energi listrik ini akan muncul ketika mobil-mobilan itu sudah dihidupkan (on).

Setelah mobil-mobilan sudah dihidupkan, maka mobil-mobilan itu akan bergerak atau berjalan. Dengan kata lain, terjadi perubahan energi listrik menjadi energi gerak. Dari energi gerak inilah anak-anak akan senang bermain mobil-mobilan. Jadi, bisa dikatakan bahwa pada mainan mobil-mobilan yang menggunakan baterai, terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik, dan energi listrik diubah lagi menjadi energi gerak.

3. Perubahan energi kinetik menjadi energi bunyi 

Apakah kamu pernah bermain gitar atau melihat orang lain bermain gitar? Pada saat memainkan atau memetik senar gitar pasti akan menghasilkan bunyi yang merdu dan harmonis. Suara atau bunyi yang berasal dari petikan senar gitar merupakan salah satu perubahan energi yang terjadi.

Dalam hal ini perubahan energi yang terjadi, yaitu energi kinetik diubah menjadi energi bunyi. Jika dijelaskan secara sederhana, senar gitar ketika dipetik pasti akan bergetar atau bergerak, hal ini dinamakan energi kinetik. Dari energi kinetik ini akan menghasilkan atau mengeluarkan bunyi yang berasal dari petikan gitar.

Meskipun, petikan gitar bisa menghasilkan bunyi, bukan berarti bisa dimainkan secara asal-asalan, dibutuhkan keterampilan atau keahlian dalam memainkan gitar. Dengan keahlian bermain gitar, bunyi atau suara yang dihasilkan akan enak untuk didengar.

4. Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya

Energi listrik sudah menjadi hal yang utama dan penting dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan dari bangun tidur hingga tidur lagi, manusia tidak bisa lepas  dari yang namanya energi listrik.

Banyak sekali perubahan pada energi listrik, salah satunya saat kita menyalakan lampu. Pernahkah kamu berpikir bagaimana lampu itu bisa menyala? Pada proses nyalanya lampu terjadi perubahan energi. Dalam hal ini, energi listrik berubah menjadi energi cahaya.

Ketika kamu mengubah sakelar lampu menjadi posisi on, maka lampu akan menyala. Lampu yang menyala akan menerangi sebuah ruangan yang kurang cahaya. Pada saat itulah, lampu disambungkan ke energi listrik sehingga dapat menghasilkan cahaya.

Pada umumnya, besarnya energi yang keluar (cahaya) pada lampu sama dengan besarnya energi yang masuk (listrik). Jadi, terang atau tidaknya cahaya pada lampu tergantung dari kondisi listrik yang masuk pada lampu.

ENERGI TERBARUKAN

Energi terbarukan adalah sumber energi yang tersedia oleh alam dan tidak akan habis sebab terbentuk dari proses alam yang berkelanjutan,.  Hal ini senada dengan keterangan International Energy Agency (IEA) yang juga menyatakan bahwa energi terbarukan adalah energi yang berasal dari proses alam yang diisi ulang terus menerus seperti yang dilansir dari laman Institut Teknologi PLN.

Meski energi alternatif yang terbarukan tidak akan habis, tetapi kita tetap harus melakukan penghematan dalam pemakaiannya. Contoh Energi Terbarukan
Berikut ini contoh energi terbarukan yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Air

Energi air biasanya dimanfaatkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik yang disebut hidroelektrik. Proses mengkonversi energi air pun terbilang cukup mudah, yakni dengan membuat kincir air yang kemudian ditempatkan pada daerah aliran air yang memiliki arus kencang. Tujuannya agar semakin besar pula energi yang dihasilkan. Putaran kincir air menghasilkan energi kinetik yang kemudian digunakan untuk memutar generator, dari sanalah energi listrik dihasilkan

2. Angin

Angin adalah udara yang bergerak dari wilayah yang memiliki tekanan udara tinggi ke wilayah dengan tekanan udara rendah. Dengan sifatnya tersebut, angin dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi menggunakan kincir angin. Putaran kincir angin diteruskan untuk memutar generator yang menghasilkan energi listrik.

Energi angin adalah energi yang berasal dari angin. Energi angin bisa dikatakan sebagai energi yang sudah disediakan oleh alam. Bahkan sudah sejak 3.500 SM, energi angin sudah digunakan terutama dalam berlayar. Setelah itu pada tahun sekitar 700 M, ada yang namanya kincir angin. Bahkan, zaman yang semakin maju, membuat energi angin digunakan untuk pembangkit listrik. Perubahan energi terjadi dengan memakai alat yang namanya turbin angin atau kincir angin.

3. Bio energi

Bio energi merupakan sumber energi yang berasal dari makhluk hidup maupun material organik, seperti kayu, rumput, kotoran hewan, limbah pertanian, dan limbah rumah tangga atau dikenal dengan istilah biomassa. Material-material tersebut dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi. Ada yang bisa dilakukan secara langsung, ada juga yang harus melalui serangkaian proses. Material organik yang tidak perlu melewati rangkaian proses tertentu contohnya adalah kayu. Sementara kotoran hewan, limbah rumah tangga, dan limbah pertanian umumnya perlu melewati rangkaian proses tertentu untuk menghasilkan sumber energi. Produk akhir dari bio energi ada yang menjadi biodiesel, bioetanol, biogas, bioavtur, dan lainnya.

4. Surya

Energi surya merupakan energi yang bersumber dari sinar matahari. Selain membantu tumbuhan dalam proses fotosintesis, sinar matahari juga memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia. Energi surya bermanfaat sebagai salah satu alternatif pembangkit listrik. Untuk mengubah energi surya menjadi energi listrik dibutuhkan panel surya sebagai perantara yang menyerap sinar matahari dan dikonversi menjadi energi listrik.

Kemudian, listrik tersebut mengalir ke inverter yang berperan mengubah DC menjadi arus AC yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan berbagai peralatan yang memanfaatkan listrik sebagai sumber energi.

5. Panas Bumi

Panas bumi merupakan salah satu contoh energi terbarukan yakni panas yang berasal dari dalam Bumi. Untuk memanfaatkan energi panas Bumi biasanya dilakukan dengan membuat galian hingga kedalaman tertentu yang mencapai titik panas Bumi. Kemudian energi panas dialirkan untuk menggerakan turbin. Gerakan turbin tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memutar generator. Secara umum, wilayah-wilayah yang memiliki potensi panas Bumi adalah wilayah yang berada pada kawasan yang dilalui cincin api pasifik, seperti Indonesia, Filipina, dan Selandia Baru.

Point of discussion :

1. Tuliskan dalam kehidupan sehari-hari perubahan energi yang kalian dapat rasakan ataupun temui minimal 5!

2. Carilah perbedaan antara reaksi fisi dan fusi dan deskripsikan mengenai perubahan energi yang terjadi pada bom nuklir dan bom atom!


Senin, 02 Oktober 2023

LIMBAH (Bagian 1)

Apa yang terbersit ketika membaca mengenai istilah "limbah"? lalu apa bedanya dengan istilah "polusi" atau "pencemaran" ?

Pengertian Limbah

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 /1999 Jo. PP No. 85/1999 mengenai Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, didefinisikan bahwa Limbah sebagai sisa/buangan dari suatu usaha dan/atau kegiatan manusia. Jadi dipastikan bahwa hampir semua kegiatan manusia akan menghasilkan limbah dan seringkali dibuang ke lingkungan. Adapun contoh limbah dapat diantaranya radiasi dari penggunaan teknologi, plastik bekas, air bekas cucian piring, air bekas cucian beras,  termasuk juga hasil dari proses defekasi makhluk hidup serta masih banyak lagi. Nah dari contoh yang dikemukakan di atas tentunya limbah tidak selalu berdampak negatif misalnya saja air bekas cucian beras yang dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, atau plastik bekas yang diolah menjadi benda layak jual. Tetapi limbah dapat menimbulkan dampak negatif apabila jumlah atau konsentrasinya telah melebihi baku mutu.

Adapun yang dimaksudkan dengan baku mutu sesuai dengan UURI No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat didefinisikan bahwa Baku Mutu Lingkungan merupakan ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Dapat disimpulkan bahwa baku mutu lingkungan adalah ambang batas/batas kadar maksimum suatu zat atau komponen yang diperbolehkan di lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif, sebagai contoh yaitu keberadaan tembaga yang diperbolehkan dalam air yang dipergunakan untuk minum adalah maksimal sebesar 2 mg/liter air diatas ukuran tersebut maka air tersebut dinyatakan tidak sehat atau tidak layak minum.

Pengelompokan & Jenis Limbah

Pada gambar di atas diperoleh informasi bahwa pengelompokan limbah didasarkan pada 3 (tiga) jenis pengelompokan yaitu berdasarkan jenis senyawa, wujud, dan sumbernya.

1. Berdasarkan Jenis Senyawa
  1. Limbah Organik merupakan limbah yang mengandung unsur karbon (C) yaitu yang bersumber dari makhluk hidup. Limbah organik yang berasal dari makhluk hidup mudah membusuk dikarenakan unsur karbon (C) dalam bentuk karbohidrat dengan bentuk rantai kimia yang relatif sederhana sehingga mudah untuk diuraikan oleh mikroorganisme untuk dijadikan sebagai sumber nutrisi. Limbah organik dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai kompos yang digunakan untuk penyubur tanaman.
  2. Limbah Anorganik merupakan limbah yang TIDAK memiliki unsur karbon (C) seperti halnya limbah logam bekas dan laiinya, tetapi pada kondisi tertentu ada beberapa jenis limbah yang berasal dari makhluk hidup (bersifat organik) tetapi sangat sulit untuk diuraikan hal tersebut dikarenakan bahan tersebut merupakan bahan organik tetapi sudah banyak bercampur dengan bahan kimia lainnya, contoh karet ban mobil, plastik, kain, dan lain sebagainya.
2. Berdasarkan Wujudnya

1. Limbah Cair
  • Limbah cair domestik (domestic wastewater) yang merupakan limbah cair hasil buangan dari rumah tangga dengan contoh air detergen sisa cucian, air bekas cucian beras, dll.
  • Limbah cair industri (industrial wastewater) yang merupakan limbah hasil buangan industri dengan contoh air sisa cucian tekstil, air cucian industri pangan, dll
  • Rembesan & Luapan (infiltration & inflow) misalnya contoh limbah dari pipa buangan yang rusak atau air sisa dari AC ataupun dari air buangan talang atap, dll
  • Air hujan (storm water) misalnya aliran air hujan di atas permukaan tanah, air banjir, dll

 2. Limbah Padat

  • Sampah Organik mudah membusuk (garbage) contohnya sisa makanan, sampah sayuran, dll
  • Sampah Anorganik  & organik tidak membusuk (rubbish) contohya plastik bekas, kaca pecah, dll
  • Sampah Abu (ashes) contohnya abu hasil pembakaran
  • Sampah Bangkai binatang (dead animal) contohnya bangkai tikus di jalan raya, dll
  • Sampah Sapuan (street sweeping) contohnya sampah jalanan baik daun kering, kertas, dll
  • Sampah Industri (industrial waste) contohnya sampah drum, besi bekas, dll

3. Limbah Gas
  • Limbah unsur/senyawa di udara contohnya karbon dioksida (CO2), Sulfat (SO4), dll
  • Limbah materi partikulat contohnya debu, serbuk sari, dll
3. Berdasarkan sumbernya
  • Limbah Domestik (hasil proses rumah tangga) contoh urin, sampah sisa makanan, air cucian beras dll
  • Limbah Industri (hasil proses industri) contoh limbah pewarna tekstil, drum bekas, gas beracun, dll
  • Limbah Pertanian (hasil proses pertanian) contohnya pestisida, pupuk berlebih, dll
  • Limbah Pertambangan (hasil proses pertambangan contohnya sisa logam, batuan, dll
4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun)

Berdasarkan PP RI No. 18/1999 Jo No. 85/1999  tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun bahwa B3 merupakan sisa suatu kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun dikarenakan sifat atau konsentrasinya baik secara langsung maupun tidak langsung merusak lingkungan hidup, kesehatan maupun manusia.

Sifat Limbah B3

  1. Mudah Meledak (Explosive)
  2. Pengoksidasi (Oxidizing)
  3. Amat Sangat Mudah Terbakar (Extremely Flammable)
  4. Sangat Mudah Terbakar (Highly Flammable)
  5. Mudah Terbakar (Flammable)
  6. Amat Sangat Beracun (Extremely Toxic)
  7. Sangat Beracun (Highly Toxic)
  8. Beracun (Moderately Toxic)
  9. Berbahaya (Harmful)
  10. Korosif (Corrosive)
  11. Mengiritasi (Irritant)
  12. Berbahaya Bagi Lingkungan (Dangerous to the environment)
  13. Menyebabkan Kanker (Carcinogenic)
  14. Menyebabkan cacat janin (Teratogenic)
  15. Menyebabkan mutasi gen (Mutagenic)







Senin, 18 September 2023

PENERAPAN P3 SEBAGAI STRATEGI PENERAPAN MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PROJECT IPAS

Platform merdeka mengajar sebagai aplikasi persembahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi bagi para Guru se-Indonesia untuk saling berbagi sebagai salah upaya pemerintah dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. 

Alasan memilih strategi penerapan merdeka belajar sebagai aksi nyata pada pelatihan mandiri untuk merdeka belajar tentunya tidak terlepas dari pengalaman saya selama mengajar yang menerapkan kurikulum merdeka dari awal penerapan di tahun 2021 sekolah kami ditunjuk sebagai salah satu sekolah pertama yang menerapkan kurikulum merdeka dan senantiasa mengalami perkembangan hingga saat ini.

Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang tertuang dalam struktur kurikulum merdeka menjadi bidikan awal bagi saya dalam mengembangkan sebuah metode pembelajaran di kelas agar tujuan dari merdeka belajar dapat tercapai yaitu mengembalikan fungsi pengajaran dengan menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran yang memiliki kodrat alam dengan bakat dan potensi yang dimiliki serta dapat dikembangkan dengan menerapkan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan lahir dan batin.

Pendidik dalam penerapan kurikulum merdeka harus memiliki kemampuan dalam memfasilitasi kemampuan dan kemauan belajar dari  peserta didik serta memotivasi impian dan harapan capaian hidup mereka agar memiliki tujuan hidup yang bermakna khususnya dalam menjalankan kodratnya sebagai manusia yang memiliki keragaman akal pikiran serta tidak melepaskan fungsinya sebagai makhluk sosial dengan karakter berakhlakul karimah baik terhadap dirinya, keluarga serta lingkungan masyarakat. Sebagai langkah awal dalam membelajarkan peserta didik adalah guru sebagai pendidik mampu mengenal kelemahan dan kekuatan dalam dirinya sehingga mampu memberikan pesan yang tepat terhadap peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka.

Memerhatikan perkembangan zaman merupakan hal yang perlu diperhatikan sebagai langkah berikutnya dalam menentukan strategi dalam pengelolaan kelas yang efektif, karena perubahan zaman begitu cepat sehingga guru sebagai pendidik harus dapat menyesuaikan agar kebutuhan peserta didik dapat terpenuhi bukan hanya kebutuhan lahirnya tetapi juga batin.

Berdasarkan hal tersebut diatas maka penerapan Penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat dikatakan sebagai salah satu strategi yang efektif dalam  penerapan merdeka belajar khususnya pada mata pelajaran Project IPAS.

Rencana penerapan strategi dalam penerapan merdeka belajar melalui implementasi penerapan P3 dapat digambarkan melalui infografis  sebagai berikut :


Gb. 1 Infografis Penerapan P3 di Pembelajaran Project IPAS

Infografis di atas menggambarkan penerapan P3 yang diimplementasikan dalam pembelajaran Project IPAS melalui model pembelajaran dinamika kelompok. Penerapan pembelajaran ini  yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan memperoleh respon positif dari peserta didik untuk lebih memahami pembelajaran Project IPAS secara bersama-sama sesuai dengan kodratnya bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan oranglain. Hal tersebut secara tidak langsung berpengaruh terhadap perilaku peserta didik dalam meningkatkan empati dan mengasah kemampuan kognitif peserta didik sesuai dengan tingkatan dalam taksonomi bloom secara bersama-sama. 

Refleksi dari penerapan startegi ini terlebih dahulu dilaksanakan melalui kegiatan survey terhadap peserta didik pada tahun sebelumnya melalui kuisioner penerapan merdeka belajar menggunakan model pembelajaran dinamika kelompok yang diambil berdasarkan sistem sampling dengan hasil sebagai berikut :

Gb. 2 Hasil Survey Metode Pembelajaran Dinamika Kelompok

Survey dilakukan secara sampling sebanyak 27 orang peserta didik dari 3 (tiga) kelas yaitu kelas 11 ULW 1, 11 ULW 2 dan 11 ULW 3 sebagai salah satu upaya evaluasi dan perbaikan terhadap pembelajaran pada tahun sebelumnya untuk penerapan pembelajaran tahun ini, pertanyaan survey lebih mengarah kepada kemampuan sosial dan kemampuan kognitif peserta didik yang diharapkan dapat mengasah kemampuan peserta didik dalam mengimpelementasikan penerapan P3 dalam pembelajaran secara bertahap dan diharapkan menjadi sebuah pembiasaan positif.

Hal baru yang saya peroleh dari penerapan strategi ini adalah motivasi membelajarkan peserta didik yang mejadi lebih terpacu dalam berinovasi untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan

Kendala yang dihadapi dalam penerapan strategi ini lebih kepada pengelolaan waktu dikarenakan dalam prosesnya memerlukan kontinuitas pada jam pelajaran pada durasi pembelajaran yang panjang, sementara pembagian jam mengajar ada selang waktu yang pendek sehingga diperlukan metode pendampingan lain dalam pembelajaran baik yang lebih efektif baik di luar jam pelajaran dengan kesepakatan peserta didik ataupun daring melalui interaksi blog ataupun chat grup.

Aksi nyata ini disampaikan melalui media blog dengan harapan dapat memberikan manfaaat yang seluas-luasnya bagi para pembaca dan memperoleh umpan balik yang lebih banyak dari para praktisi di dunia pendidikan.

Berdasarkan deskripsi di atas mohon agar Bapak/Ibu guru dapat menuliskan di kolom komentar untuk menjawab pertanyaan di bawah ini menurut Bapak/Ibu sebagai umpan balik dari penerapan startegi yang dilakukan

1. Bagaimana strategi yang disampaikan sesuai dengan tujuan merdeka belajar?

2. Bagaimana strategi bisa diterapkan?

3. Bagaimana kesesuaian strategi dengan target audiens? 


Rabu, 13 September 2023

KETIDAKSEIMBANGAN EKOSISTEM

Ekosistem merupakan satu kesatuan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. Sebuah ekosistem dikatakan seimbang jika komunitas mencapai klimaks dalam hal ini interksi antar makhluk hidup seimbang dimana produsen akan lebih banyak dari pada konsumen tingkat 1, konsumen tingkat 1 akan lebih banyak daripada konsumen tingkat 2 dan seterusnya sampai konsumen berada pada tingkat predator sehingga akan terbentuk piramida ekologi yang sebenarnya dimana posisi puncak piramida ditempati oleh predator. 

Adapun ciri dari komunitas klimaks yang dapat terlihat dalam sebuah ekosistem adalah 

1. Lingkungan yang stabil (Homeostatis)/tidak terjadi gangguan

2. Memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi

3. Spesies mampu beradaptasi dengan baik

4. Terjadinya keseimbangan ekosistem (equilibrium)

Gangguan yang terjadi pada sebuah ekosistem baik yang terjadi secara alami maupun buatan dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan ekosistem. Contoh gangguan ekosistem secara alami diantaranya Gunung meletus, gempa bumi, longsor, tsunami, puting beliung, kekeringan yang menyebabkan kebakaran hutan, badai, banjir bandang, dan lainnya. Adapun contoh gangguang ekosistem buatan lebih banyak disebabkan karena aktivitas manusia yang merusak alam sehingga terjadi gangguan pada ekosistem diantaranya penebangan hutan secara liar, pembukaan lahan hutan yang digunakan untuk perkebunan/pemukiman penduduk, pencemaran baik terhadap air, tanah, maupun udara, teknologi, dan lainnya.

Gangguan ekosistem tersebut menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan ekosistem, kendati secara alaminya bahwa sebuah ekosistem akan memperbaiki kondisi lingkungannya melalui proses suksesi.

Suksesi adalah proses perubahan komponen spesies pada suatu komunitas pada rentang waktu tertentu.

Proses suksesi dapat dikatakan sebagai proses recovery dari sebuah ekosistem yang rusak baik disebabkan secara alami maupun buatan. Proses perbaikan kualitas sebuah ekosistem tidak memakan waktu yang sedikit bahkan bisa mencapai bertahun-tahun. 

Suskesi memiliki 2 (dua) jenis yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder. 

1. Suksesi primer terjadi pada sebuah ekosistem yang benar-benar rusak sehingga proses suksesi memiliki waktu yang sangat panjang dan memunculkan jenis spesies baru yang berbeda dengan kondisi ekosistem sebelumnya, contohnya akibat gunung meletus yang menyebabkan kerusakan ekosistem secara total, dalam kondisi tersebut maka muncul organisme perintis yang disebut dengan tumbuhan pioner. Jenis tumbuhan pioner adalah lumut kerak atau liken yang mampu memulai kehidupan baru dengan. Tumbuhan perintis/pioner mulai mengadakan pelapukan pada daerah permukaan lahan sehingga terbentuk tanah sederhana yang mampu mengundang datangnya pengurai sehingga dapat menghasilkan tanah yang lebih kompleks dan menumbuhkan benih tanaman yang terbawa angin untuk dapat hidup pada daerah tersebut.

2. Suksesi sekunder terjadi pada sebuah ekosistem yang rusak sebagian sehingga dalam proses suksesinya tidak memerlukan tumbuhan pioner/perintis untuk membentuk komunitas baru dikarenakan masih adanya calon bibit tumbuhan dari komunitas asal sehingga proses pembentukan komunitas baru relatif tidak seperti kondisi suksesi primer. Contoh dari kondisi yang memerlukan suksesi sekunder diantaranya kebakaran hutan atau longsor.

Hasil akhir dari sebuah proses suksesi diharapkan mampu terbentuk komunitas klimaks

Dalam kasus tertentu sangat sulit alam untuk mengembalikan kondisi ekosistem agar dapat menjadi pulih untuk mencapai komunitas klimaks diantaranya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh manusia yang secara berkala diproduksi oleh aktivitas manusia sehingga sulit untuk memperbaiki kondisi lingkungan dan salah satunya berimbas terhadap kondisi iklim di muka bumi.

Point of discussion!

1. Kota Bandung saat ini sudah banyak ruang terbuka hijau/area tumbuhnya tumbuhan sebagai produsen dalam ekosistem yang semakin berkurang dikarenakan pertumbuhan kawasan pemukiman penduduk ataupun kawasan industri semakin pesat, bagaimana kalian memandang hal tersebut dan apa solusi yang dapat kalian berikan untuk kondisi tersebut!

2. Sebutkan sebanyak mungkin bencana yang terjadi di dunia pada kurun waktu 2023 dan tuliskan dampaknya bagi kehidupan manusia secara luas!


Rabu, 06 September 2023

ALIRAN ENERGI PADA RANTAI MAKANAN

Energi merupakan kemampuan untuk melakukan usaha dan menyebabkan terjadinya perubahan. Makhluk hidup memerlukan energi untuk dapat mempertahankan mempertahankan hidup dengan cara memperolehnya dari bentuk energi lain.

Tumbuhan berperan sebagai produsen yang mampu menghasilkan sumber energi dalam hal ini amilum/karbohidrat melalui proses fotosintesis sedangkan makhluk hidup lainnya memperoleh energi melalui makanan yang diperoleh dalam peristiwa makan dimakan atau rantai makanan.

Amilum sebagai sumber atau bahan dasar proses metabolisme tubuh berupa energi kimia yang diubah menjadi tenaga yang menghasilkan bentuk energi lain yaitu energi panas.

Makhluk hidup lainnya pun memiliki kebutuhan utama dalam mempertahankan hidupnya berupa amilum/karbohidrat yang diperoleh dari tumbuhan untuk diubah menjadi energi. Proses perpindahan energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya dinamakan aliran energi.

Pada dasarnya aliran energi merupakan bentuk perpindahan energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya sesuai dengan hukum kekekalan energi yang menyatakan bahwa Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi energi dapat diubah ke dalam bentuk energi lain.

Berikut disajikan gambaran mengenai aliran energi yang terjadi pada rantai makanan melalui gambar di bawah ini :


Point of discussion!

Apabila terjadi kebakaran hutan, insting hewan ataupun makhluk hidup lain yang ada disekitarnya akan mampu menyelamatkan diri dengan pergerakan yang bebas untuk menghindari kebakaran, sedangkan tumbuhan akan tetap pada tempatnya dan kebakaran mematikan tumbuhan secara masal.

Bagaimanakah yang akan terjadi pada hewan atau makhluk hidup lainnya ketika hutan sudah tidak lagi hijau dan tersisa abu?  apakah ekosistem hutan tersebut dapat kembali hijau seperti sedia kala dan dapat terjadi peristiwa rantai makanan kembali? Jelaskan jawabanmu di kolom komentar!






Senin, 21 Agustus 2023

LATIHAN PROJECT IPAS 1

Bagian A

In a meadow, the sun shines brightly in the morning, the air is breezy. You can see ten birds flying with melodious voices, ten zebras, five rhinos, six deer eating fresh grass. On one of the rhinos, you can see a bird perched on its back while pecking its beak as if it were eating fleas on the rhino's body. One lioness and two cheetahs were also seen waiting for the right time to hunt their prey. One monkey was seen on one of the branches of a fairly large acacia tree.

Based on the illustration above, answer the following questions!

1. Write any living things including individuals and populations!

2. Describe the competition that occurs in the ecosystem!

3. Is there a symbiotic interaction that occurs in the ecosystem? Please explain that!

4. Are there predation interactions that occur in the ecosystem? Please explain that!

5. Write the abiotic components that exist in the ecosystem, and how do you think the interactions between the biotic and abiotic components that occur in the ecosystem!

Bagian B

Dalam sebuah percobaan pertumbuhan tanaman kacang merah dilakukan pengamatan dan pengukuran terhadap Panjang dengan perlakuan yang berbeda.

Adapun perlakukan untuk pertumbuhan kacang merah yang disimpan pada suhu 50C diperoleh  tinggi batang hari ke 1 : 0,1 cm, hari ke 2 : 0,1 cm, hari ke 3: 0,1 cm, hari ke 4: 0,2 cm, hari ke 5: 0,3 cm, hari ke 6 : 0,3 cm, hari ke 7 : 0,3 cm, hari ke 8 : 0,4 cm.

Sedangkan perlakuan  yang disimpan pada suhu 150C diperoleh tinggi batang hari ke 1 : 0,1 cm, hari ke 2 : 0,3 cm, hari ke 3: 0,5 cm, hari ke 4: 0,7 cm, hari ke 5: 1,2 cm, hari ke 6 : 1,5 cm, hari ke 7 : 3,1 cm dan hari ke 8 : 4,4, cm.

Berdasarkan deskripsi hasil percobaan di atas :

a.       Buatlah tabel hasil percobaan yang membandingkan pertumbuhan tinggi pada perlakukan suhu yang berbeda!

b.      Buatlah grafik dari hasil pekerjaan bagian a!

c.       Menurut pendapat kalian perlakuan mana yang bagus untuk pertumbuhan tinggi pada kacang merah?

d.      Menurut pendapat kalian apakah jika suhu dinaikan di atas 15oC apakah pertumbuhan kacang merah dapat semakin baik atau sebaliknya?

e.   Buatlah kesimpulan dari grafik yang telah kalian buat! 




Senin, 14 Agustus 2023

Metode Ilmiah

Metode ilmiah atau scientific method adalah serangkaian cara atau metode yang mengacu pada urutan yang pasti, terstruktur dan terukur serta metode yang dilakukan oleh para peneliti/ilmuwan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisik yang diperoleh melalui sebuah eksperimen. 

Adapun langkah-langkah metode ilmiah yaitu :

1. Merumuskan Masalah

Merumuskan masalah yaitu mencari masalah yang ingin diketahui kebenaran berdasarkan bukti ilmiah. Masalah penelitian umumnya dirumuskan dalam bentuk pertanyaan yang berkaitan dengan objek penelitian seperti apa, bagaimana, mengapa, kapan, dan lain sebagainya. Semakin spesifik rumusan masalah, maka semakin mempermudah kamu untuk melakukan penelitian ke depannya. 

Contoh : Apakah pemberian air bekas cucian beras berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman jahe?

2. Merumuskan Hipotesis

Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah merumuskan hipotesis. Menurut  definisi, hipotesis sendiri merupakan dugaan jawaban sementara atas rumusan masalah yang telah dipaparkan sebelumnya. Dugaan menjadi jawaban sementara yang  nantinya akan dibuktikan kebenarannya melalui hasil analisa data yang diperoleh. Pada dasarnya, terdapat dua jenis hipotesis, antara lain:

· Hipotesis Nol (Ho), yakni dugaan sementara yang menyatakan tidak ada pengaruh. Seperti contoh, “Tidak ada pengaruh antara X terhadap Y.”

· Hipotesis Alternatif (Ha), yakni dugaan sementara yang menyatakan ada pengaruh. Seperti contoh, “Ada pengaruh antara X terhadap Y.”

Contoh :

Ho : Tidak ada pengaruh pemberian air cucian beras terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman jahe

Ha: Ada pengaruh pemberian air cucian beras terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman jahe 

3. Merancang Penelitian

Berikutnya adalah merancang penelitian yang harus jelas dan spesifik mulai dari mempersiapkan alat dan bahan, menentukan data yang akan diperoleh, menentukan teknik pengumpulan data.

Perlu diketahui pula bahwa dalam melakukan penelitian, ada tiga jenis variabel yang biasa digunakan, yakni:

· Variabel bebas, yakni variabel yang menyebabkan perubahan pada variabel terikat.

· Variabel terikat, yakni variabel yang menerima perubahan dari variabel bebas.

· Variabel kontrol, yakni variabel yang sengaja dibuat tetap agar tidak memberikan pengaruh terhadap variabel lainnya.

Sebagai contoh :  Pengaruh Pemberian Air bekas cucian beras terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman Jahe

Variabel bebas : Air bekas cucian beras

Variabel terikat : pertumbuhan dan perkembangan tanaman jahe

Variabel kontrol : sinar matahari, tanah, air, waktu

4. Melakukan Eksperimen

Dalam rangka untuk menguji hipotesis yang telah dibuat sebelumnya, maka perlu dilakukan eksperimen atau percobaan. Pelaksanaan eksperimen dapat dilakukan melalui observasi, survei, ataupun dalam laboratorium. 

Dari tahapan eksperimen inilah kemudian akan menghasilkan data yang nantinya dapat diolah dan dianalisis. Hasil pengolahan data tersebut akan menunjukkan apakah hipotesis yang telah dirumuskan sesuai dengan hasil eksperimen atau tidak. Data-data ini akan bersifat objektif tanpa adanya pengaruh dari subjektivitas ilmuwan peneliti.

 

5. Mengolah dan Menganalisis Data

Data yang diperoleh dapat berupa data kuantitatif atau kualitatif. Para peneliti umumnya mencatat data-data yang diperoleh ke dalam bentuk tabel, grafik, ataupun diagram untuk memudahkan analisis.

Saat mengolah dan menganalisis data, para peneliti biasanya menggunakan dasar teori yang menjadi rujukan agar hasil penelitian semakin mendalam. 

6. Menarik Kesimpulan

Setelah menganalisis data, maka peneliti pun akan mengetahui apakah hipotesis yang dipaparkan sebelumnya diterima atau tidak. 

Dikatakan hipotesis diterima apabila hasil data sesuai dengan pernyataan hipotesis, sedangkan tidak diterima jika hipotesis tidak sesuai dengan hasil data.

Secara singkat, berikut hasil eksperimen yang mungkin terjadi:

· Menerima hipotesis nol (Ho), menolak hipotesis alternatif (Ha) yang berarti “tidak ada pengaruh”

· Menerima hipotesis alternatif (Ha), menolak hipotesis nol (Ho) yang berarti “ada pengaruh” 

7. Melaporkan Hasil Penelitian

Langkah terakhir dalam metode ilmiah adalah mengomunikasikan dan mempublikasikan hasil penelitian yang telah ditulis secara lengkap kepada orang lain.

Penulisan Laporan Akhir Hasil Praktikum :

1. Cover : Judul, Logo, Penyusun, Nama Sekolah, Alamat Sekolah, Tahun pembuatan laporan

2. Kata Pengantar

3. Daftar Isi

4. Pendahuluan : Latar belakang penelitian, tujuan, manfaat, Rumusan masalah, Hipotesa, Alat dan Bahan, Cara Kerja

5. Isi : Dasar Teori (selayang pandang : pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman jahe tuliskan sumber asal pengambilan dasar teori)Hasil Penelitian (grafik, tabel) Pembahasan (perbandingan antara hasil penelitian dengan dasar teori yang dimiliki disertai dengan bukti yang ada) tambahkan data pendukung berupa foto dokumentasi atau gambar

6. Penutup : Kesimpulan (dikaikan dengan hipotesis), Saran dan Rekomendasi (berkenaan dengan saran yang diajukan bagi para peneliti berikutnya, guru dan pihak sekolah terhadap kegiatan/kondisi selama percobaan dilaksanakan)