Kesepakatan kelas merupakan pernyataan tujuan bersama dan standar perilaku antara siswa dengan guru dalam lingkungan kelas. Kesepakatan ini menetapkan harapan untuk semua orang yang di kelas dan mendorong munculnya rasa saling menghargai, menghormati, bekerjasama dan tertib serta tentunya aman bagi kelasnya.
Dalam penentuan kesepakatan kelas tentunya diperlukan juga adanya punishment atau sanksi ketika kesepakatan dilanggar atau ada yang mengganggu kestabilan kondusifitas kelas selama pembelajaran berlangsung.
Dalam pembuatan kesepakatan kelas khususnya di SMK saya lebih banyak menyoroti kepada bagaimana para siswa agar dapat memahami dirinya serta fungsinya sebagai manusia pembelajar yang senantiasa tidak harus diingatkan tetapi harus muncul dari dirinya sendiri, sehingga pada pembuatan kesepakatan kelas pada tahun ini diarahkan kepada peningkatan softskill terhadap individu peserta didik melalui filosofi belajar menurut pandangan bersama khususnya dalam penguatan P3 (Profil Pelajar Pancasila), sehingga muncul kesepakatan kelas yang dibatasi dengan 3 (tiga) aspek utama yang ingin dikembangkan bersama-sama yaitu :
1. Belajar adalah Ibadah
2. Kebersihan sebagian dari Iman
3. Jemput Bola Bukan Menunggu Bola
Penjabaran dari masing-masing aspek di atas menjadi point kesepakatan bersama yang perlu ditanamkan bersama dalam hati agar proses belajar menjadi sebuah tanggung jawab moral bukan sebagai beban yang harus dituntaskan.
Gb. 1 Infografis Kesepakatan Kelas Berdasarkan Landasan Penguatan Karakter P3
Infografis di atas menyajikan kesepakatan bersama antara guru dengan peserta didik melalui kolaborasi pada 3 (tiga) aspek kesepakatan yang dikedepankan untuk dilaksanakan secara bertahap. Poin-poin dari masing-masing aspek terdeskripsikan dengan jelas sesuai dengan harapan dalam dunia pendidikan khususnya di kurikulum merdeka yang lebih memposisikan peserta didik sebagai subjek pembelajaran dan konsep Profil Pelajar Pancasila.
Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menggali dan melatih softskill peserta didik khususnya SMK yang harus siap di dunia kerja dan terjun dalam sebuah tim work pada setiap bidang pekerjaan dan lebih memerlukan kesiapan diri secara mental dan penguatan karakter.
Gb. 2 Kondusifitas Pembelajaran Luar Kelas diawali dengan membaca do'a bersama

Gb.3 Kondusifitas Pembelajaran Luar Kelas melalui Diskusi Panel antar Dua Kelompok
Gb.4 Kondusifitas Pembelajaran Luar Kelas melalui Diskusi dalam mini grup (3@tim)
Gb.5 Kondusifitas Pembelajaran Diskusi Kelas antar Kelompok (6@ tim)
Apakah dari kesepakatan kelas di atas ada konsekuensinya apabila tidak dijalankan?
Tentunya dalam prosesnya selama pembelajaran di satu semester memungkinkan terjadinya penurunan motivasi atau kecenderungan "melanggar" kesepakatan kelas yang telah dibuat dan diperlukan adanya aturan tambahan berkenaan dengan konsekuensi apabila ada "pelanggaran" dalam menjalankan kesepakatan kelas secara bersama.
Konsekuensi yang muncul akibat tidak menjalankan kesepakatan bersama diantaranya :
1. Apabila kelas kotor pada saat akan dimulainya pembelajaran maka seluruh siswa secara bersama-sama harus membersihkan kelas terlebih dahulu sebelum dimulainya pembelajaran bukan hanya petugas piket sehingga jam pembelajaran akan berkurang dan memungkinkan diberikannya PR (pekerjaan rumah) apabilan pembahasan pada waktu tersebut tidak tuntas dikarenakan waktu sebagian digunakan untuk membersihkan kelas.
2. Apabila tugas terkumpul TIDAK sesuai dengan waktunya maka pengurangan nilai sesuai dengan konversi waktu dalam hitungan jam dari nilai yang seharusnya diberikan dan jika akumulasi dari nilai yang telah diperoleh tidak mencukupi nilai standar yang telah ditentukan maka diberikan tugas tambahan untuk mencapai nilai standar
3. Apabila dalam kelompok terdapat peserta didik yang tidak dapat bekerjasama dengan teman kelompoknya maka ketua kelompok dapat memberikan teguran dan memberikan sanksi sesuai kesepakatan kelompoknya yang telah dibuat pada saat pembentukan kelompok belajar.
Refleksi dari kesepakatan kelas yang dibuat berdasarkan landasan pembentukan karakter dalam hal ini penguatan Profil Pelajar Pancasila (P3) lebih menekankan kepada "kepekaan hati" dari peserta didik dan juga guru dalam berkolaborasi selama pembelajaran, menjadikan segala aktivitas yang dilaksanakan baik di kelas maupun di luar kelas dengan saling menyadari dan memahami setiap individu yang terlibat dalam proses pembelajaran. Adapun konsekuensi yang diberikan telah disepakati bersama dan direspon positif oleh peserta didik dikarenakan tidak terlalu memberatkan dan lebih memahamkan terhadap melatih tanggung jawab serta persiapan mental untuk menghadapi kondisi nyata di dunia kerja.
Untuk selanjutnya dimohon kesediannya dari rekan dari guru MGMP baik Project IPAS, Kejuruan ULP, dan juga rekan guru pada mata pelajaran lainnya, serta para siswa untuk dapat memberikan respon atau tanggapan pada kolom komentar di bawah ini berkenaan dengan artikel di atas mengenai Kesepakatan Kelas dalam implementasi Kurikulum Merdeka berdasarkan landasan penguatan karakter P3.
tanggapan saya terhadap kesepakatan diatas sangat baik, dan mudahh untuk diterapkan dikelas
BalasHapussetuju, yg pertama kebersihan kelas memang harus di perhatikan agar saat pembelajaran dimulai semua merasa nyaman karna kelasnya bersih, yg kedua siswa yg tidak mengumpulkan tugasnya tepat wajtu harus di kurangi nilainya agar siswa tersebut tidak mengulangi kesalahannya dan lebih memperhatikan lagi tugas yg di berikan oleh para bapa atau ibu guru, dan yg ke tiga kelompok yg tidak membantu memang harus di berikan teguran supaya mereka bisa membantu teman’ nya yg lain dan ikut menyelesaikan tugas kelompoknya
BalasHapusSaya setuju dengan adanya kesepakatan kelas ini. Karena dengan adanya kesepakatan kelas, kelas bisa menjadi lebih kondusif dan menjadi lebih baik. Juga, dapat membuat siswa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
BalasHapusSaya setuju. Dengan adanya kesepakatan kelas ini, kelas akan menjadi lebih tertib, murid murid di kelas menjadi lebih disiplin dan fokus pada tujuan untuk belajar.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus1. Setuju karena agar kelas lebih bersih dan belajar nyaman terlebihnya tidak membuang sampah sembarangan di dalam kelas atau mengotori kelas
BalasHapus2.lebih di perbaiki lagi , waktu untuk main main pakai untuk mengerjakan tugas
3.lebih bersosialisasi lagi tidak diam dalam kerja kelompok
Tanggapan saya menurut yang di atas, saya setuju dan bisa di terapkan di kelas supaya kelas menjadi tertib dan teratur, dan menjadi disiplin
BalasHapusSaya setuju. Karena jika kelas kita kotor pembelajaran akan tidak nyaman dan tidak enak di lihat. Mudah mudahan kelas ini kedepannya lebih tentram, nyaman dan menjadi lebih baik.
BalasHapustanggapan saya mengenai kesepakatan kelas di atas sangat bisa di terapkan, dapat membuat siswa akan merasa memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
BalasHapusTanggapan saya mengenai kesepakatan kelas ini perlu untuk di terapkan, karena nantinya kesepakan inilah yang menjadi acuan dalam penerapan disiplin saat proses belajar mengajar berlangsung.
BalasHapussaya setuju. setuju agar kelas terlihat lebih bersih dan nyaman, murid murid jadi lebib disiplin dan fokus untuk belajar.
BalasHapusSaya setuju, karena membuat kelas menjadi lebih aman, nyaman dan tertib,
BalasHapussetuju,karna agar bisa membuat kelas tertib bersih juga aman nyaman.
BalasHapussangat setuju karena membuat kelas menjadi disiplin dan saat pembelajaran pun akan terasa lebih nyaman
BalasHapussetuju karena dapat di terapkan di kelas dengan mudah & kelas bisa menjadi lebih kondusif saat jam pembelajaran
BalasHapusAna Fariha X ULP 2
BalasHapussetuju, karena pertama memang kebersihan tentu harus diperhatikan agar kita belajar dengan nyaman, kedua yang mengumpulkan tugas tepat waktu itu memang kewajiban kita dan agar belajar disiplin dalam mengejakan hal apapun, terakhir yang kerja kelompok itu juga bagus agar belajar kekompakan
Jenesha 10 ULP 2
BalasHapussaya setuju, karena dengan adanya kesepakatan kelas, kelas bisa menjadi lebih kondusif dan menjadi lebih baik.
Setuju Bu karna kenyamanan kelas dimulai dari orang orang yang ada di dalam nya , dan bisa membuat kelas tertib
BalasHapusSaya setuju dengan adanya kesepakatan kelas, karena dengan dibentuknya kesepakatan kelas ini akan membuat kelas menjadi lebih tertib dan menurut saya untuk sanksi apabila waktu pembelajaran materi belum selesai disampaikan, siswa akan diberikan PR. Saya setuju karena dengan adanya sanksi ini akan membuat siswa menjadi lebih disiplin dalam memperhatikan keadaan sekitar termasuk lingkungan kelas.
BalasHapusJAUZABINA 10 ULP 2
BalasHapusTanggapan saya terhadap pernyataan diatas sangat setuju. Karena dengan adanya kesepakatan kelas, membuat murid-murid kelas menjadi lebih disiplin dan tertib saat pelajaran berlangsung
tanggapan saya atas pertanyaan di atas setuju,karena dengan adanya kesepakatan kelas,kelas akan lebih tertib dan nyaman
BalasHapussaya sangat setuju dengan adanya kesepakatan kelas di masing² kelas, banyak manfaat jika di adakan kesepakatan kelas, yaitu bisa membuat lingkungan kelas lebih nyaman. lalu, murid di kelas akan lebih disiplin, dan menciptakan lingkungan kelas yang tertib.
BalasHapusSaya sangat setuju dengan kesepakatan kelas ini, Dengan kita menerapkan semua kesepakatan kelas yang ada di atas kita akan lebih nyaman saat pembelajaran di mulai dan kita sebagai murid bisa menjadi lebih tertib dan disiplin..
BalasHapussaya sangat setuju dengan kesepakatan kelas yang ada di atas, karna akan membuat belajar menjsdi lebih nyaman dan murid lebih disiplin
BalasHapusKesepakatan kelas yang dibatasi dengan 3 aspek yang dibuat meruapakan suatu terobosan yg luar biasa dimana pembangunan karakter siswa akan lebih kuat
BalasHapusInformasi yang dibagikan sangat menginspirasi sekali.. Dengan menerapkan kesepakatan di kelas pada awal pembelajaran, kegiatan pembelajaran akan lebih kondusif.. Teruslah menginspirasi <3
BalasHapusSangat setuju dengan artikel ini.
BalasHapusKesepakatan kelas perlu dilakukan di awal semester. Saya juga menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran. Kesepakatan kelas ini menjadi komitmen bagi peserta didik untuk melatih kedisiplinan dan tanggungjawab.
Terimakasih atas tanggapannya rekan-rekan sekalian dan juga para siswa yang sudah dapat menerapkan kesepakatan tersebut di atas
BalasHapusDan sebagai refleksi bahwa kesepakatan ini adalah upaya untuk bersama-sama berkolaborasi antara guru dan siswa dalam konteks belajar sepanjang hayat dengan memperbaiki kesepakatan kelas yang telah dijalankan pada semester sebelumnya yang lebih ditekankan kepada kesepakatan tata tertib secara umum dan tahun ini kita bersama-sama membuat kesepatan yang sedikit berbeda dengan menitikberatkan kepada penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk pembiasaan pembelajaran dengan memulai mengasah softskill dari masing-masing peserta didik.